Sunday, May 29, 2011

TOEFL: ERROR RECOGNITION

IDENTIFYING ERRORS
6. A good worker is conscientious, reliable, and
A
efficiency
B
7.Much children like to get their faces painted with bright
A B
colors at community fairs.
8. All things consist of atoms or molecules, which be
A B
constantly moving.

EXAMPLE
1. Studies have shown that you can exercise in many different ways at
A B
a moderate paces and still gain good results.
C D
2. Yosemite National Park is most well known its beautiful spouting
A B C
geysers of all sizes.
D
3. Surprisingly, a feeling of tiredness may result of a lack of exercise.
A B C D
4. Specialization in industry creates workers lack who versatility in
A B C
their ability to step in to other jobs.
D
5. Disneyland was Walt Disney’s special dream for more as 20 years
A B C
before it became a reality.
D
6. Surrealist artists they based their work on images derived from
A B C C
dreams and the subconscious
D
7. The increasing popularity of the motorcycle as a convenience,
A B
economical form of transportation has been just short of
C D
astounding.

Saturday, May 28, 2011

TOEFL : Listening Strategy

LISTENING COMPREHENSION


Soal Listening Comprehension terdiri dari tiga bagian: (1) Short Conversations terdiri dari 30 butir soal; (2) Longer Conversations 8 butir soal; dan (3) Talks terdiri dari 12 butir soal.


NO
Materi Uji
Listening Comprehension

Prosentase Kemunculan
10 20 30 40 50 60 70
1 Short Dialogue (Short Conversation) 60%

2 Long Dialogue (Longer Conversation) 16%

3 Talks 24 %

Total 100%

Short Dialogues menguji kemampuan peserta test mendengarkan percakapan seputar kehidupan sehari-hari di Amerika Serikat, baik dalam konteks akademik maupun non akademik. Oleh karena itu suasana percakapan dalam test tersebut bisa formal maupun tak formal. Dengan demikian pengetahuan peserta test akan budaya Amerika, kegiatan-kegiatan akademis dan ungkapan-ungkapan idiomatis menjadi penting karena faktor-faktor ini diyakini akan membantu para peserta mempermudah pemahaman dalam mendengarkan soal-soal tes Listening TOEFL.

A. SHORT DIALOGUE (SHORT CONVERSATION)
Sekalipun short conversation hanya berisi percakapan pendek, peserta yang tidak trampil mendengarkan teks percakapan bahasa Inggris diperkirakan akan mengalami kesulitan menghadapi bagian ini. Hal ini karena pada bagian yang berjumlah 30 butir soal atau 60 % dari seluruh soal listening ini terdapat banyak jebakan, baik dalam hal bunyi kata yang mengecoh mapun makna kata yang acap kali tak terduga.
Penting bagi para calon peserta tes untuk mempersiapkan bagian ini sebaik-baiknya. Salah satu cara untuk mempersiapkan bagian ini adalah dengan memahami content word, mengetahui kemungkinan adanya jebakan, dan mencari cara yang tepat untuk ‘menaklukkan’ soal jenis ini. Berikut ini dipaparkan tentang pentingnya cotent words dalam mendengarkan; bagaimana mewaspadai ‘jebakan’ dalam soal; dan parafrasa sebagai solusi mengerjakan bagian ini.

A.1. Pentingnya Content Word dalam Proses “Mendengarkan”
Apabila calon peserta test masih mengalami kesulitan memahami dialog bahasa Inggris, dia tidak perlu terlalu khawatir. Calon peserta test yang mengalami kesulitan memahami teks lisan harus menyadari bahwa untuk bisa menangkap pesan yang disampaikan secara lisan, dia tidak harus menangkap dan mengingat seluruh kata yang disampaikan pembicara (speaker). Dalam realita bahasa, untuk memahami bahasa lisan, seseorang hanya perlu menangkap kata-kata kunci yang mendukung gagasan inti kalimat tersebut. Misal, ketika A mengatakan: ‘My grandmother is in the kitchen’, maka B, sebagai orang yang mendengarkan informasi itu tidak harus mengingat 6 kata yang diucapkan A. Jika B tidak mendengar kata is, sehingga dia hanya mendengar My grandmother -- in the kitchen, dia masih bisa memperkirakan makna kalimat itu. Demikian pula ketika B tidak mendengar kata in, dia masih bisa memperkirakan apa yang dimaksud A. Bahkan sekalipun jika B tidak mendengar tiga kata, yakni is in the, sehingga dia hanya mendengar ‘My grandmother -- -- -- kitchen’ dia masih juga bisa memperkirakan makna kalimat itu. Tetapi jika B tidak mendengar kata kitchen, sehingga yang didengarnya hanya ‘My grand mother is in the ---‘ dia akan mengalami kesulitan memahami informasi yang disampaikan A. Apalagi jika B tidak mampu mendengar kata grandmother dan kitchen, sehingga dia hanya mendengar ‘my ----- is in the ---’ tentu B akan mengalami kesulitan memahami kalimat A. Kata-kata kunci seperti ‘grandmother’ dan ‘kitchen’ dalam contoh di atas disebut ‘content’ word, sementara kata-kata seperti is, in, the disebut ‘function’ word. Content words adalah kata-kata penting dalam kalimat yang yang ketika dilafalkan (pronounced) akan selalu mendapat tekanan lebih kuat dibanding function words. Function words hanya bertugas sebagai language device atau alat bahasa yang fungsinya melengkapi content words dalam kalimat. Kata-kata yang termasuk dalam kata kunci adalah ‘kata kerja’, ‘kata benda’, ‘kata sifat’, dan ‘kata keterangan’. Untuk mengenali kata-kata kunci dalam teks lisan, peserta test perlu memperhatikan kata-kata yang ucapannya lebih keras dari kata lainnya. Berlatih mendengarkan kata-kata yang diberi tekanan lebih keras dari kata yang lainnya akan membantu calon peserta menangkap kata kunci pada kalimat-kalimat yang disampaikan secara lisan.

Dalam test TOEFL bagian Listening Comprehension kemampuan memperkirakan kata-kata kunci sebelum mendengarkan soal dan kemampuan mengenali kata-kata tersebut pada saat teks diperdengarkan, sangatlah penting. Cara mengenali kata-kata kunci sebelum soal diperdengarkan adalah dengan secepat mungkin melihat content word yang dominan dalam opsi jawaban. Contoh: Sebelum mendengarkan dialog, perhatikan alternatif jawaban sebagai berikut:

(A) He always watches television from 1:00 to 2:00
(B) He’ll watch in one hour or two
(C) He just got television this week
(D) He doesn’t see many programs.

Content words yang dominan dalam contoh di atas adalah he -- watch/see -- television.
Bisa dipastikan dialog tersebut akan mempermasalahkan rangkaian kata-kata kunci tersebut. Sampai tahap ini, seorang peserta test sudah berhasil mempersempit ‘ruang tembak’nya. Langkah berikutnya dia harus segera siap mendengarkan kata kunci lain yang menghubungkan dua kata tadi, yang akan diperdengarkan dalam soal.
.
Woman : How often do you watch television ?
Man : Only an hour or two a week
Question : What does the man mean ?

Setelah peserta menebak kemungkinan yang muncul, yakni tentang watch-television, dan kemudian, mampu menangkap kata kunci dalam dialog, yakni how often (seberapa sering) dan an hour or two a week (hanya satu - dua jam perminggu atau amat jarang ), seorang peserta test tentu akan mudah memilih opsi jawaban tersebut.


A.2. Mewaspadai ‘Jebakan’ Soal pada Short Conversations.

Oleh karena kata-kata yang muncul dalam soal Listening Comprehension tidak ditulis dalam buku test, seorang peserta harus memiliki kemampuan mengantisipasi bunyi sekaligus makna kata yang dimaksud dalam konteks soal. Sering sekali, persoalan bunyi kata dipakai untuk menjebak peserta tes. Peserta yang tidak memiliki kemampuan membedakan ucapan sebuah kata dengan kata tertentu lainnya akan mudah terkecoh dengan jebakan soal model ini. Jebakan demikian kemungkinan hanya muncul dalam soal listening bagian A (soal nomor 1- 30). Perhatikan contoh-contoh berikut ini.:

Suara narator: Let me know whether Bill is coming.
(A) Bill’s coming because the weather is good
(B) I have no idea when Bill is coming
(C) Several bills have come in the mail recently
(D) Please tell me if Bill will come.

Bila dicermati, akan didapatkan data-data sebagai berikut:

(1) Kata yang berbunyi whether dikecohkan dengan weather pada pilihan A;
(2) Kata yang berbunyi know dikecohkan dengan no pada pilihan B;
(3) Kata yang berbunyi Bill, nama orang, dikecohkan dengan bills (rekening) pada C.

Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa opsi A,B, dan C bukanlah merupakan pilihan yang mendekati kalimat soal. Ketiga kalimat di atas dimaksud pembuat soal untuk menjebak peserta test dengan bunyi-bunyi yang mirip-mirip tetapi jauh maknanya. Bagian D (Please tell me if Bill will come) mempunyai makna paling dekat dengan kalimat soal, karena Let me know = tell me dan whether = if. Let me know whether Bill is coming = Tell me if Bill will come. Inilah contoh jebakan dalam soal listening comprehension yang memerlukan kecermatan dalam mendengarkan.

Ada kalanya, jebakan dibuat dengan mengecohkan kata tertentu dalam kalimat soal dengan kata lain yang ‘makna lepas’nya sama dengan kata dalam soal. Agar luput dari jebakan soal, peserta tes harus mampu melihat makna konteks dari kata-kata yang dipersoalkan. Perhatikan contoh berikut:

He trained hard for the sports meet.
(A) Playing sports is hard for him
(B) The train was headed for the sports meet
(C) He wanted to meet the sports trainer
(D) He prepared well for the sports event

Kata hard (opsi A), train (opsi B), dan meet (opsi C) merupakan kata yang ‘makna lepas’nya sama dengan kata-kata tersebut dalam kalimat soal. Namun peserta harus hati-hati bahwa kata-kata tersebut baru akan jelas dan pasti maknya jika telah masuk dalam konteks.

(1) Kata hard dalam konteks soal artinya keras atau sungguh-sungguh, sementara kata hard pada pilihan A artinya sukar.
(2) Kata train dalam konteks soal artinya berlatih atau mempersiapkan diri, sementara dalam pilihan B artinya kereta.
(3) Kata meet dalam konteks soal artinya peristiwa atau lomba, sementara dalam pilihan C artinya bertemu.

Kesimpulan: Kata-kata hard, train dan meet pada opsi jawaban tidaklah sama maknanya dengan kata-kata hard, train dan meet pada kalimat soal. Jadi pilihan A, B, dan C harus dijauhi karena tidak sesuai dengan konteks kalimat soal.

Pilihan D adalah pilihan paling sesuai karena semua kata/frasa mewakili makna kalimat dalam soal.
He trained hard = He prepared well
For the sports meet = for the sports event.
Melihat kesamaan makna tersebut, kita harus memilih jawaban D. Jelas bahwa ‘kesamaan makna’ merupakan titik tolak yang harus dipakai para peserta dalam memilih opsi jawaban.


A.3. Mengenal Bangunan Dialog

Dalam percakapan pendek (short dialogue) hanya ada empat kemungkinan bangunan dialogue. Keempat bangunan dialogue terebut adalah:




1
Q
S

2
S
Q

3
S
S

4
Q
Q


(1) Question direspons dengan Statement
(2) Statement direspons dengan Question
(3) Statement direspons dengan Statement
(4) Question direspons dengan Question

Contoh :
(1) A: All the buses were on strike this morning. How did you come here, Jordy? (Q)
B: My neighbor gave me a dink. How lucky I was. (S)

(2) A: I guess he was upset with his current position in his office. (S)
B: What made him so upset? Shouldn’t he be glad with his promotion? (Q)

(3) A: He will never know why his girl friend had the heart to leave him in such a
situation. (S)
B: Neither will all his friends. (S)

(4) A: Do you like the girl talking to your sister? (Q)
B: Uhm, what about you, pal? (Q)


Dengan memperhatikan bangunan-bangunan dialog di atas, para calon peserta tes TOEFL dapat mengantisipasi soal dengan mencermati arah dialogue, apakah dialog yang diperdengarkan merupakan dialog dengan pola (1) Q – S, (2) S – Q, (3) S – S, atau (4) Q – Q. Ketrampilan yang dibutuhkan untuk mengatasi soal-soal seperti ini adalah dengan mengenali apakah sebuah kalimat itu merupakan Question atau Statement. Dalam bahasa tulis, mengenali Question atau Statement tidak lah sulit. Sebuah kalimat yang diakhiri dengan tanda titik (.) pastilah kalimat tersebut merupakan Statement; jika diakhiri dengan tanda tanya (?) tentu kalimat tersebut merupakan Question. Dalam Listening, batasan tersebut tidak berlaku. Peserta tes harus mampu mengenali intonasi atau lagu kalimat yang didengarkannya. Intonasi datar dapat dipastikan merupakan Statement, sementara intonasi naik secara umum mewakili Question.


Dengarkan contoh-contoh lagu kalimat berikut, dan tulislah Q apabila kalimat yang Anda dengarkan menurut Anda adalah Question, dan S apabila kalimat yang Anda dengarkan menurut Anda adalah Statement.

Exercise L-1
1. ------------------------
2. ------------------------
3. ------------------------
4. ------------------------
5. ------------------------
6. ------------------------
7. ------------------------
8. ------------------------


A.4. Langkah-langkah Mengantisipasi Arah Dialog


Dalam tes TOEFL kemampuan mengenali Question, Statement, dan bangunan-bangunan dialogue merupakan aset penting bagi peserta tes untuk dapat memahami setiap soal dengan cermat. Pelajarilah dialogue-dialogue dengan seksama agar Anda dapat menangkap maksud dialogue.

Contoh:

1. Man : Do you think Janet will spend a week in the country with us? (Q)
Woman : Only if she can tear herself away from her book! (S)

Narrator : What does the woman mean?


2. Man : Everybody said this astronomy course would be so easy. (S)
Woman : But it hasn’t quite worked out that way, has it? (Q)

Narrator : What does the woman think about the course?


3. Man : Getting an appointment with Dr. Waterman is not easy. (S)
Woman : I’ll say. (S)

Narrator : What does the woman mean?


4. Woman : Where can I have copies made of my application? (Q)
Man : Isn’t there a photocopy machine in the bursar’s office? (Q)

Narrator : What does the man imply?





Dialog-dialog yang barusan Anda dengarkan menguatkan informasi di atas bahwa dalam percakapan pendek hanya ada empat kemungkinan bangunan dialog. Soal nomor (1), dengan pola Q-S harus disikapi dengan memperhatikan arah pertanyaan orang pertama dan mencermati respons yang diberikan orang kedua. Contoh soal nomor (2) merupakan dialog dengan pola S-Q. Dialog dengan pola seperti ini memaksa Anda untuk memperhatikan dengan cermat apa yang dipermasalahkan orang kedua dalam respons yang ia berikan terhadap statement orang pertama. Contoh soal nomor (3), yakni dengan pola S-S, harus disikapi dengan memperhatikan statement orang pertama dan reaksi orang kedua dengan statement yang dia berikan. Contoh soal nomor (4), dengan pola Q-Q, harus disikapi dengan memperhatikan arah pertanyaan orang pertama dan pertanyaan balik yang dilempar orang kedua. Tanpa mempelajari secara sungguh-sungguh pola demikian, sulit bagi para peserta tes untuk mendapatkan hasil terbaik mereka. Secara umum, pola dialog dan langkah-langkah yang harus kita ambil dapat digambarkan sebagai berikut.


POLA DIALOG BANGUNAN
DIALOG Langkah-langkah yang harus dipertimbangkan


POLA 1
Q
S
Perhatikan arah pertanyaan orang pertama dan cermati respons yang diberikan orang kedua


POLA 2
S
Q
Cermati apa yang dipermasalahkan orang kedua dalam respons yang ia berikan terhadap statement orang pertama


POLA 3
S
S
Perhatikan pernyataan orang pertama dan cermati reaksi orang kedua dengan memperhatikan statement yang ia berikan.


POLA 4
Q
Q
Cermati pertanyaan orang pertama dan perhatikan pertanyaan balik yang dilempar orang kedua








LANGKAH MENGANTISIPASI ARAH DIALOG

DIALOG Contoh soal Bagian yang harus dicermati


Q



S
Do you think Janet will spend a week in the country with us?


Only if she can tear herself away from her book!
Arah pertanyaan:
Apakah Janet akan ikut tinggal 1 minggu di desa bersama kita.

Respons:
Only if menunjukkan respons Negatif.
Dia tidak akan ikut. [karena harus belajar]


S



Q
Everybody said this astronomy course would be so easy.


But it hasn’t quite worked out that way, has it?
Informasi dari orang pertama:
Kata orang, matakuliah Astronomi itu mudah.

Respons:
Respons bernada menyangkal.
“Tapi ternyata tidak mudah kan?”


S



S
Getting an appointment with Dr. Waterman is not easy.


I’ll say.
Pernyataan pertama:
Sulitnya membuat janji dengan Dr. Waterman

Pernyataan kedua:
Menyetujui pernyataan orang pertama


Q



Q
Where can I have copies made of my application?


Isn’t there a photocopy machine in the bursar’s office?

Pertanyaan pertama:
Dimana dapat memfotokopi surat lamaran.

Pertanyan balik:
Bukankah ada fotokopi di bagian keuangan (bursar)




Exercise L-2

1. Man : Should we eat before we study?
Woman : Sure, why not?
Narrator : What does the woman mean?

(A) Why should we eat?
(B) Why should we study?
(C) Let’s eat first
(D) Let’s study first

2. Woman : I’m ready to mail this package to my parents.
Man : You’d better have it insured just in case it gets lost.
Narrator : What does the man advise the woman to do?

(A) By insurance for the package.
(B) Give her parents good directions.
(C) Leave the suitcase where it won’t get lost.
(D) Assure her parents the package is on the way.


3. Woman : Shall I turn off the heater?
Man : Please don’t.
Narrator : What does the man imply?

(A) The woman shouldn’t sit near the heater.
(B) The woman shouldn’t take anything off the heater.
(C) The room isn’t too warm for him.
(D) The heater isn’t going to burn up.


4. Man : You can borrow this novel if you like.
Woman : Are you done with it, Marty?
Narrator : What is the woman asking Marty?

(A) If he’s written the novel.
(B) If he’s finished the novel yet.
(C) When he’s going to read the novel.
(D) Where he’s put the novel.


5. Man : Do you know where the student lounge is?
Woman : You might ask the secretary at the end of the hall.
Narrator : What does the woman imply?

(A) The lounge is at the end of the hall.
(B) She doesn’t know where the lounge is.
(C) She doesn’t know where the student’s lunch is.
(D) The secretary is in the lounge.



A.5. Lapis-lapis Kalimat dalam Dialog

Pada saat mendengarkan soal Listening Comprehension dalam tes TOEFL, banyak para peserta tes tergagap mengantisipasi arah dialog karena speed (kecepatan bicara) yang tinggi dari narrator, yang berkisar antara 188 – 220 kata per menit. Disamping speed yang tinggi kesulitan juga terkadang muncul, terutama ketika peserta harus mendengarkan Statement panjang, yang terdiri dari tiga lapis kalimat sekaligus dalam satu statement. Berikut ditampilkan contoh statement/question dengan ragam lapis kalimat.
1. Woman : Dr. Naff’s class has just been canceled.
Man : I was afraid of that!
Narrator : What does the man mean?

2. Man : Professor Smith is going to retire soon. What kind of gift should we give her?
Woman : I think she’d like to have a photograph of our class.
Narrator : What does the woman think the class should do?

3. Woman : That roast weighs about eight pounds.
Man : Oh, that’s too big then. I only want to serve five people. Why don’t you give
me one about half that size?
Narrator : What does the man say about the roast?

4. Man : The problem is I don’t have the parts to fix the water hose. You can drive it
as it is, but you’ll have to get it replaced pretty soon.
Woman : Okay. When the parts come in, give me a call and I’ll bring it back.
Narrator : Where does this conversation probably take place?


Penjelasan

1. Statement dalam dialog pertama dapat dimasukkan dalam kelompok statement pendek, yakni terdiri dari satu kalimat saja (Dr. Naff’s class has just been canceled). Demikian juga statement respons dalam Dialog tersebut. Statement respons-nya hanya terdiri dari satu kalimat (I was afraid of that!)

2. Dialog kedua berbeda dengan Dialog pertama dalam hal lebih panjangnya informasi yang disampaikan orang pertama. Pada bagian ini terdapat dua lapis kalimat yang harus diperhatikan dengan seksama yakni:

(a). Professor Smith is going to retire soon
(b). What kind of gift should we give her?

3. Seperti soal nomor 2, Dialog pada soal nomor 3, terutama bagian yang diucapkan orang kedua juga panjang, terdiri dari tiga lapis kalimat.

(a) That (the roast) is too big.
(b) I only want to serve five people.
(c) Why don’t you give me about one half that size.

4. Dialog ke-4 mirip dengan dialog 2 dan 3, yakni panjangnya informasi pada salah satu bagian, yaitu bagian yang diucapkan orang pertama.

(a) The problem is I don’t have the parts to fix the water hose.
(b) You can drive it as it is
(c) You’ll have to get it replaced pretty soon.



Dengan memperhatikan contoh-contoh soal Listening Comprehension dalam tes TOEFL, khususnya bagian Short Dialogues, seorang calon peserta tes harus membiasakan diri dengan bentuk-bentuk pertanyaan (questions) dan dan pernyataan (statement), baik yang terbangun dari 1 lapis kalimat saja ataupun 2 atau 3 lapis kalimat.


EXERCISE L-3 Latihan Mendengarkan Question/Statement dengan 1 Lapis Kalimat

Dengarkanlah question/statement yang dibacakan seorang narrator dan tentukan plihan yang paling sesuai dengan informasi yang Anda dengar:




EXERCISE L-4 Latihan Mendengarkan Question/Statement dengan 2 Lapis Kalimat

Dengarkanlah question/statement yang dibacakan seorang narrator dan tentukan plihan yang paling sesuai dengan informasi yang Anda dengar:





EXERCISE L-5 Latihan Mendengarkan Question/Statement dengan 3 Lapis Kalimat

Dengarkanlah question/statement yang dibacakan seorang narrator dan tentukan plihan yang paling sesuai dengan informasi yang Anda dengar:


A.6. Parafrasa:: Cara cepat Mengatasi Short Conversation.
Dalam writing skills, untuk menulis ulang sebuah kalimat dengan makna yang sama tetapi dengan peredaksian yang berbeda sering digunakan teknik parafrasa. Pengetahuan mengenai teknik parafrasa ini ternyata tidak hanya penting dalam wilayah Writing Skills, tetapi juga sangat penting dalam menentukan pilihan jawaban pada soal Listening Comprehension bagian Short Conversation. Pemilihan jawaban pada soal Listening Comprehension akan mudah dilakukan apabila peserta tes menguasai teknik parafrasa.
Seseorang yang telah terbiasa dengan parafrasa akan dengan cepat mampu menghubungkan kalimat soal dengan pilihan jawaban, terutama apabila yang bersangkutan menguasai vocabulary dan konstruksi kalimat bahasa Inggris.
Contoh : Dalam sebuah soal Short Conversation tedapat dialog sebagai berikut:
1. (woman) Is there any more typing paper ?
(man) Not that I know of
(Narrator) WHAT DOES THE MAN MEAN?

Apabila seorang peserta tes mampu menangkap kalimat-kalimat di atas maka dia akan dapat dengan cepat memparafrasa informasi tersebut. Kalimat pertama berbunyi Is there any more typing paper? (masih ada kertas lagi untuk mengetik?) dan direspons orang kedua dengan Not that I know of (tidak ada kertas lagi sejauh yang saya tahu). Jika kedua kalimat tersebut disatukan maka akan dapat ditarik ‘informasi kunci’ There is no more typing paper (Kertas telah habis). Pilihan jawaban tepat untuk soal nomor tersebut, harus mengarah pada ‘informasi kunci’ yang telah disimpulkan atau diparafrasa tadi, yang intinya berbunyi (tidak ada lagi kertas untuk mengetik).

Mari kita perhatikan opsi jawaban untuk soal nomor 1 di atas.
(A) He doesn’t know how to type
(B) He doesn’t want to type anymore
(C) He hasn’t typed the paper.
(D) He believes they’re out of paper
(Phillips, 1998: 18)

Pilihan (A) tidak tepat karena tidak mengarah pada informasi kunci. Pilihan ini mengarah pada informasi lain, yakni ‘tak tahu cara mengetik’.

Pilihan (B) tidak tepat karena tidak mengarah pada informasi kunci. Pilihan ini mengarah pada informasi lain, yakni ‘tak ingin mengetik lagi’

Pilihan (C) tidak tepat karena tidak mengarah pada informasi kunci. Pilihan ini mengarah pada informasi lain, yakni ‘belum mengetik’

Pilihan (D) merupakan opsi yang tepat karena mengarah pada informasi kunci, yakni ‘kehabisan kertas’

Perhatikan contoh 2 berikut:

2. (man) What’s the matter? You don’t look too good.

(woman) I was frightened by a loud noise.

(narrator) WHAT DOES THE WOMAN MEAN?


Informasi pada soal nomor 2 diawali dengan pertanyaan What’s the matter? You don’t look too good. (Ada apa? Kelihatannya sedang tidak sehat?) kemudian direspons orang kedua dengan jawaban I was frightened by a loud noise. (saya takut dengan suara keras). Jika dua informasi tersebut disatukan maka dapat ditarik informasi kunci : Dia ketakutan oleh suara keras sehingga kelihatan tidak seperti biasanya. Pilihan jawaban yang tepat harus mengarah ke informasi kunci ini.

Mari kita perhatikan opsi jawaban untuk soal nomor 2.

(A) She was not allowed to fight
(B) Something scared her
(C) She made a loud noise that frightened some people
(D) Some loud neighbors had a fight

Pilihan (A) tidak tepat karena tidak mengarah ke informasi kunci. Pilihan ini mengarah pada informasi lain, yakni ‘tak diijinkan berkelahi’

Pilihan (C) tidak tepat karena tidak mengarah ke informasi kunci. Pilihan ini mengarah pada informasi lain, yang berkebalikan dengan informasi kunci, yakni ‘Dia membuat suara keras sehingga menakutkan orang lain’

Pilihan (D) tidak tepat karena tidak mengarah ke informasi kunci. Pilihan ini mengarah pada informasi lain, yakni ‘tetangga ang berkelahi’

Pilihan (B) adalah pilihan yang tepat karena mengarah pada informasi kunci, yakni sesuatu telah menakutkannya (something scared her). Sekalipun dalam opsi jawaban ini tidak secara jelas dituliskan apa yang menakutkannya tetapi piliohan inilah yang paling dekat dengan informasi kunci. Jadi, pilihan (B) harus diambil.


Perhatikan contoh 3 berikut:

3. (woman) Did you or Sally finish the assignment?
I know she didn’t want to do it.

(man) I made Sally finish the assignment.

(narrator) WHAT DOES THE MAN MEAN?

Informasi pada soal nomor 3 diawali dengan pertanyaan. Did you or Sally finish the assignment? I know she didn’t want to do it. (Apakah Anda atau Sally selesai dengan tugas itu? Saya tahu dia tak mau mengerjakannya) kemudian direspons orang kedua dengan I made Sally finish the assignment. (Saya telah paksa dia selesaikan tugas itu). Jika kedua informasi itu digabung dapat ditarik informasi kunci Sally selesaikan tugas walau tadinya dia tidak mau mengerjakannya. Pilihan jawaban yang akan diambil harus mengarah ke ‘informasi kunci’ ini.

Mari kita perhatikan opsi jawaban untuk soal nomor 3.

(A) Sally was mad about the end of the assignment
(B) Sally never finished the math assignment
(C) Sally was forced to complete the assigment
(D) He finished the assignment for Sally

(Phillips, 1998: 19)

Pilihan (A) tidak tepat karena tidak mengarah ke informasi kunci. Pilihan ini mengarah pada informasi lain, yakni “Sally gusar dengan akhir dari tugas itu”.

Pilihan (B) tidak tepat karena tidak mengarah ke informasi kunci. Pilihan ini mengarah pada informasi lain, yakni “Dia tak pernah selesaikan tugas matematika itu”.

Pilihan (D) tidak tepat karena tidak mengarah ke informasi kunci. Pilihan ini mengarah pada informasi lain, yakni ‘Dia yang menyelesaikan tugas untuk Sally’

Pilihan (C) adalah pilihan yang tepat karena mengarah pada informasi kunci, yakni Sally was forced to complete the assignment (Sally dipaksa untuk menyelesaikan tugas)

EXERCISE -1

Perhatikan dialog pendek berikut dan buatlah informasi kunci yang dapat Anda simpulkan. Informasi kunci boleh ditulis dalam bahasa Indonesia.

1. (woman) Can I still check out these books?
(man) Yes, the circulation desk doesn’t close for an hour.

2. (woman) I quite firmly believe that what Jack did was wrong
(man) So do I.

3. (man) I’m not quite pleased with the way my clothes look when theu are cleaned.
(woman) Why not find another laundry?

4. (woman) Do you know when the staff meeting is supposed to start?
(man) It’s at 3:00, isn’t it?

5. (man) Are you going skiing this afternoon?
(woman) I doubt it. The weather forecast is pretty bad.

6. (woman) Do you think I should sit in on the psychology class tomorrow?
(man) Definitely, provided you read the chapter first.

7. (man) Have you heard about Tim? He had to rush to the emergency room.
(woman) Really? I hope it is not too serious.
8. (man) Aren’t we supposed to go the language lab?
(woman) Oh, I seldom go there

9. (man) There are roses for you because it’s your birthday.
(woman) Aren’t they beautiful.

10. (woman) My doctor’s told me to take these pills every day.
(man) That’s a lot of medicine, isn’t it?


‘Informasi kunci’ yang Anda buat sebagai tugas yang diberikan pada latihan A di atas tidaklah harus sama persis dengan ‘informasi kunci’ versi buku ini. Asal ide dasarnya sama, maka ‘infomasi kunci’ yang Anda buat telah mencukupi untuk dijadikan acuan dasar memilih opsi jawaban.


NO
D A T A
INFORMASI KUNCI

1
(W) Can I still check out these books?

(M) Yes, the circulation desk doesn’t
close for an hour.
Masih boleh pinjam buku karena bagian peminjaman masih buka

2
(W) I quite firmly believe that what Jack did was
wrong

(M) So do I.
Semuanya sepakat bahwa apa yang diakukan Jack keliru

3



(M) I’m not quite pleased with the way my clothes
look when they are cleaned.

(W) Why not find another laundry?

Carilah laundry lain jika memang kecewa dengan hasil cucian laundry itu.

4
(W) Do you know when the staff meeting is
supposed to start?

(M) It’s at 3:00, isn’t it?


Staff meeting akan diadakan jam 3

5
(M) Are you going skiing this afternoon?

(W) I doubt it. The weather forecast is pretty
bad.

Ramalan cuaca membuatnya ragu apakah akan main skii atau tidak sore ini

6
(W) Do you think I should sit in on the psychology
class tomorrow?

(M) Definitely, provided you read the chapter first.

Jika telah baca buku pegangan, sebaiknya ikuti kelas psikologi

7
(M) Have you heard about Tim? He had to rush to
the emergency room.

(W) Really? I hope it is not too serious.

Kaget mendengar Tim masuk ruang gawat darurat, dan berharap semoga tidak serius (parah) kondisinya

8
(M) Aren’t we supposed to go the language lab?

(W) Oh, I seldom go there

Jarang pergi ke lab bahasa

9
(M) There are roses for you because it’s your
birthday.

(W) Aren’t they beautiful.

Mawar yang diberikan untuk ultah itu indah sekali

10
(W) My doctor’s told me to take these pills every
day.

(M) That’s a lot of madecine, isn’t it?

Harus telan pil banyak tiapharinya

EXERCISE-2

Perhatikan dialog pendek berikut dan buatlah informasi kunci yang dapat Anda simpulkan seperti latihan A di atas, kemudian kaitkan dengan pilihan jawaban yang sesuai.


Contoh:

. (man) Can you go to the beach with me tomorrow?
(woman) I wish I could, but I have to catch up on last week’s work
(narrator) WHAT DOES THE WOMAN MEAN?

(A) She has to do some work
(B) She went last week
(C) She wants to catch some fish
(D) She works at the beach
(Sullivan and Zhong, 1989: 193)

Apabila disimpulkan, dialog tersebut akan menghasilkan informasi kunci sebagai berikut:

“ I can’t go to the beach because I have work to do” (Saya tak dapat pergi ke
pantai karena harus selesaikan pekerjaan)

Informasi kunci ini sesuai dengan pilihan (A) She has to do some work



1. (woman ) How’s your class going ?
(man) Terrible! It seems like the more the professor talks, the less I
understand.
(narrator) HOW DOES THE MAN FEEL ABOUT THE CLASS?


(A) He wishes the professor would talk more.
(B) He doesn’t always understand the professor
(C) He thinks the professor has an accent
(D) He thinks the professor talks too quietly


2. (man) I’d like two tickets to Vancouver.
(woman) You’d better hurry. The flight takes off in just a few minutes.
(narrator) WHERE DOES THIS CONVERSATION PROBABLY TAKE PLACE?

(A) In a bus terminal
(B) In a tourist agency
(C) At an airport ticket counter
(D) At a train station


3. (man) The car won’t start. Maybe I should call a service station
(woman) Did you check to see if there’s any gas?
(narrator) WHAT DOES THE WOMAN WANT TO KNOW?

(A) If the car ran out of gas.
(B) If the car will start.
(C) Where the gas station is.
(D) If she should send a check to the service station.


4. (woman) How can I finish all these problems before midnight?
(man) Why not leave some for the morning?
(narrator) WHAT DOES THE MAN SUGGEST?

(A) The woman should leave in the morning.
(B) The woman should finish the problems before midnight.
(C) The woman should work from midnight to morning.
(D) The woman shouldn’t try to finish everything tonight.


5. (woman) Have you seen the results of the music competition?
(man) Unfortunately, I have. I didn’t do very well, and neither did you.
(narrator) WHAT DOES THE MAN MEAN?

(A) It is unfortunate that the competition did not take place.
(B) He hasn’t seen the competition result.
(C) Luckily, he did better than the woman did.
(D) They both performed poorly.


B. LONG DIALOGUES AND TALKS
Long Dialogues (Long Conversations) dalam tes TOEFL dimaksudkan untuk menguji kemampuan peserta tes memahami percakapan panjang mengenai situasi yang ada di lingkungan akademik maupun non-akademik. Pada bagian ini peserta tes akan mendengarkan dua buah dialog yang masing-masing berisi empat butir pertanyaan; sementara Talks dimaksudkan untuk menguji kemampuan peserta tes memahami monologue (talk) panjang bernuansa akademis. Pada bagian talks ini peserta akan mendengarkan 3 buah monologues yang pada umumnya berisi masing-masing 5, 4, dan 3 pertanyaan.
Untuk mengatasi persoalan ini peserta tes disarankan memperhatikan kata-kata kunci yang tersebar pada opsi jawaban. Kata-kata kunci ini dapat digunakan untuk membuat gambaran tentang informasi yang akan disampaikan dalam teks. Kemampuan peserta tes membuat gambaran mengenai apa yang akan dibicarakan dalam Long Conversation atau apa yang akan disampaikan dalam Talks akan sangat memudahkannya menangkap inti pesan Long Conversation dan Talks.
Berikut ini dipaparkan mengenai bagaimana memanfaatkan kata kunci untuk mengantisipasi Long Conversation dan Talks yang diambilkan dari Langkah-langkah Taktis Mempersiapkan TOEFL (Sutrisno, 2003: 116 – 122)


B.1. Latihan Memanfaatkan Kata Kunci

Ketika mengerjakan soal Long Conversation (Part B) dan Talks (Part C), peserta tes dihadapkan pada persoalan dimana dia harus mengikuti informasi dalam bahasa Inggris yang dibacakan dengan kecepatan tinggi, memahami, sekaligus mengingatnya. Tentu saja tugas ini tidak mudah untuk dilakukan karena peserta tes harus berhadapan dengan teks-teks panjang yang berisi tentang kehidupan akademik di Amerika Serikat. Untuk melakukan tugas ini, peserta tes memerlukan cara efisien, baik dalam hal menangkap informasi maupun menjawab pertanyaan-pertanyaan.
Salah satu cara yang dapat dipertimbangkan peserta tes adalah dengan memanfaatkan kata kunci yang tersebar dalam opsi jawaban. Ketrampilan memanfaatkan kata kunci sangat diperlukan dalam mengantisipasi informasi yang disampaikan pada Long Conversation dan Talks. Pemahaman kata kunci pada opsi soal sebelum teks diperdengarkan akan sangat membantu peserta mengikuti alur informasi yang dibacakan oleh narrator. Perhatikan kata-kata kunci yang tersebar dalam opsi jawaban berikut ini, dan gunakanlah kata-kata tersebut untuk membangun sebuah kemungkinan topic yang akan dibicarakan.

Contoh:
35. (A) Fire damage to some apartments
(B) How to prevent fires
(C) An apartment fire and what one can learn from it
(D) An early morning news story

36. (A) One was damaged more severely than the others
(B) All the apartments were completely destroyed
(C) There was one thousand dollars of damage
(D) All twenty apartments suffered some damages

37. (A) They were killed
(B) They were taken to the hospital
(C) The damage to the apartments was more serious than the harm to the
residents
(D) They weren’t frightened

38. (A) Call the fire department
(B) Rush to the hospital
(C) Listen for a smoke alarm
(D) Have an alarm and extinguisher in good condition

Penglihatan sekilas dari kata-kata kunci di atas memberikan gambaran umum tentang topik Long Conversation yang akan diperdengarkan. Setidaknya, peserta test yang tangkas akan segera menangkap hubungan kata-kata fire-apartment-damage-hospital. Ada baiknya sampai detik ini pikiran tidak dikembangkan kemana-mana sampai kita mendengar informasi yang muncul dalam Conversation.

Suara narator: Questions 35 through 38. Listen to a conversation about a tragic event.

Woman : Did you hear the story of the news this morning about apartment fire down
street ?
Man : I heard something about it. What happened exactly ?
Woman : A fire started about three o’clock in the morning in an apartment complex
with about twenty apartments. One of the apartments was completely
destroyed, and several of the others were damaged.
Man : Do they know how the fire started ?
Woman : They are not sure at this point, but they believe that it was started by
someone smoking in bed. It’s a shame that one careless person can cause
so much trauma for others, not to mention the thousands and thousands of
dollars of damage.
Man : Even more serious than the damage to property is the harm to the
apartments’ occupants. I hear that several residents were rushed to the
hospital, but at least none of them died.
Woman : It’s all so frightening. Do you know of anything I can do to keep this from
happening to me ?
Man : I guess the best thing to protect yourself is to make sure that you have a
smoke alarm and a fire extinguisher in good working condition. The smoke
alarm will give you an early warning that a fire has started, so you can call
the fire department. If it is a small fire, maybe you can use the fire
extinguisher to help put out the fire before the fire trucks arrive.
Woman : That’s a good advice. I think I’ll go home and check my smoke alarm.




































































LISTENING COMPREHENSION

DIALOGUE :


1. BANGUNAN DIALOGUE

Q S
S Q

S Q
S Q


2. TINGKAT KOMPLEKSITAS DIALOGUE


A. Dialogue berisi 1 lapis kalimat.
B. Dialogue berisi 2 lapis kalimat.
C. Dialogue berisi 3 lapis kalimat.

3. MENYIMPULKAN ISI DIALOGUE

4. PARAFRASA SEBAGAI MODAL DASAR MENJAWAB SOAL

5. STRATEGI MENGERJAKAN SOAL-SOAL DIALOGUE